Tampilkan postingan dengan label tradisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tradisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 September 2014

Jika pada perayaan Valentine para pria memberikan coklat kepada pasangannnya sebagai ungkapan kasih sayang, namun di Jepang dan Korea justru kebalikannya.

Di hari Valentine tersebut justru para wanita yang memberi hadiah berupa cokelat atau permen kepada para pria. Ada dua jenis cokelat yang di berikan sebagai hadiah yaitu honmei-choko dan giri-choko.

Honmei-choko berarti "true love chocolate", diberikan pada pria yang menjadi pujaan hati wanita. Sedangkan giri-choko berarti obligation chocolate, yang diberikan pada teman-teman pria atu rekan kerja yang tak memiliki hubungan romansa. Di dua negara ini, Valentine diperingati dua kali yaitu 14 Februari dan 14 Maret.

Pada 14 Februari, para wanita biasanya akan memberi honmei-choko dan giri-choko kepada para pria pasangan mereka atau pujaan hati mereka. Biasanya cokelat yang diberikan tersebut merupakan hasil buatan sendiri untuk mengekspresikan perasaan dan keteguhan hati mereka kepada pasangan terkasih.

Selanjutnya pada tanggal 14 Maret merupakan waktunya bagi para pria untuk mengembalikan hadiah yang diberikan. Giri-choko bisa dikembalikan sesuai bentuk aslinya, namun honmei-choko harus dikembalikan dengan harga berkali-kali lipat dari aslinya. Biasanya para pria Jepang mengembalikan honmei-choko dalam bentuk perhiasan, lingerie, atau beberapa kado romantis lainnya.
Di Jepang tanggal 14 Maret dijuluki sebagai White Day, julukan ini terlahir oleh sebuah perusahaan marshmallow Jepang yang memperkenalkan tradisi pengembalian hadiah Valentine mulai tahun 1960-an. Di Korea, White Day dimanfaatkan oleh para pria untuk mengungkapkan perasaan pada wanita yang dicintainya.
sumber

Kamis, 13 Maret 2014



Panjang sekali perjalanan seni tato. Para ahli sejarah meyakini bahwa tato mulai dikenal 3.300 tahun sebelum masehi. Namun mummy tertua bertato yang ditemukan di Mesir berasal dari era 2.000 tahun sebelum masehi. Mummmy ini berasal dari bangsa Mesir Kuno dan Nubian. Situs internet Michigan State University Amerika Serikat (AS) menyebutkan bahwa di tradisi tato ini juga terkait dengan tradisi bangsa Yunani, Jerman kuno, Thracians, Gauls, dan Britania kuno.

Di masa lalu, Tato juga dikaitkan dengan status sosial. Makin tinggi status sosialnya, makin bagus tato yang dimilikinya. Selain itu, tato di sebagian tradisi juga menjadi alat untuk memperbaiki penampilan.

Dalam perkembangannya, tato dipopulerkan oleh bangsa Eropa setelah mereka kontak dengan bangsa Polynesia dan Indian Amerika. Kata tato berasal dari istilah Tahiti tattau yang berarti untuk menandai. Istilah ini terekam dalam ekspedisi James Cook tahun 1769 ke Pasifik selatan.

Pada Oktober 1991, mummy berusia ribuan tahun ditemukan di pegunungan es antara Austria dan Italia. Tubuhnya membeku, dan penemuan ini menjadi headline beberapa media di dunia. Mummy yang merupakan seorang pria ini diduga meninggal saat hendak pulang ke rumah akibat badai salju. Mummy itu ditemukan bersama pakaian, panah, busur, serta pemantik api.

Inilah kisah tentang tato yang ternyata sudah dimulai dari ribuan tahun yang lalu. Makin hari, variasi tato juga makin beragam. Ada tato yang dibuat secara permanen, tapi ada pula tato yang hanya sementara. Kalau dulu, tato dianggap sebagai simbol status sosial, saat ini sebagian kalangan menganggap tato identik dengan kenakalan.

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!